Suka kulineran? Bagi orang-orang yang suka kulineran, berburu kuliner enak sudah menjadi hal yang biasa dan wajib dilakukan, baik itu saat weekend atau beberapa hari sekali. Tujuan dari berburu kuliner ini adalah untuk merasakan aneka bentuk dan cita rasa kuliner yang ada di dunia. Ibaratnya dengan berburu kuliner, kamu akan merasa seperti sedang bertualang. Berbicara tentang tempat makan, ternyata ada beberapa perbedaan istilah tempat makan yang tak banyak orang tahu sehingga menganggap istilah-istilah tersebut sama saja alias tak ada bedanya. Buat kamu pecinta kuliner sejati, kamu harus mengetahui perbedaan istilah tempat makan yang ada di bawah ini ya!

Restoran vs Rumah Makan

Sumber : Pergikuliner.com

Kamu tahu tidak apa bedanya restoran dan rumah makan? Meski keduanya sama-sama tempat makan yang memiliki ruang cukup besar dan bisa menampung banyak pengunjung, tapi ada perbedaan yang bisa kamu lihat dengan kasat mata. Secara penataan, restoran memiliki tampilan inside yang lebih berkelas dan penyajian makanannya lebih tertata alias ada sentuhan seninya karena ditata dengan apik. Sedangkan dari segi pengelolaan, restoran punya beberapa aturan dengan standar tertentu dan pengelolaan manajemen yang profesional. Restoran memiliki beberapa konsep makan, mulai dari all you can eat hinggabuffet.

Lain halnya dengan rumah makan yang suasananya terasa lebih homy dan kebanyakan menyajikan makanan ala rumahan. Dari segi pengelolaan, rumah makan lebih sering dikelola oleh keluarga sehingga tidak terlalu terikat pada struktur manajemen. Meski disajikan rapi, tapi kuliner yang ada di rumah makan tidak disajikan seperti restoran yang menambahkan nilai seni. Tak heran kalau harga kuliner rumah makan lebih murah dari restoran.

Warung Makan vs Kedai

Sumber : Pergikuliner.com

Bisakah kamu membedakan warung makan dengan kedai makan? Istilah warung makan biasa digunakan untuk menyebutkan tempat makan yang cenderung bersifat lebih sederhana dan tradisional alias memiliki makanan khas Indonesia. Ciri khas lainnya dari warung makan adalah penyajiannya yang seperti prasmanan. Harga kisaran yang dimiliki warung makan jauh lebih murah dibandingkan restoran dan rumah makan.

Lalu bagaimana dengan kedai? Perlu kamu tahu kalau kedai sebenarnya bukanlah istilah untuk tempat makan, melainkan untuk tempat menjual bahan-bahan mentah seperti sembako dan sayuran. Entah sejak kapan istilah kedai ini merujuk pada tempat makan. Tapi pastinya penggunaan istilah kedai sebagai tempat makan ini kurang tepat. Kedai biasanya digunakan untuk menyebut tempat makan yang berukuran kecil dengan suasana seperti rumah makan.

Kafe vs Bistro

Sumber : Pergikuliner.com

Selanjutnya ada kafe dan bistro yang sering disalahartikan pengertiannya. Kafe merupakan tempat makan yang identik dengan kuliner kopi dan makanan ringan alias makanan pendamping. Meskipun ada menu kuliner yang mengenyangkan, itupun hanya seputar menu burger, pasta, pizza, sandwich, roti bakar, dan salad saja. Sedangkan pengertian bistro pada dasarnya sangat berbeda dengan apa yang kamu kenal selama ini.

Bistro aslinya merupakan bar kecil ala Perancis yang hanya menjual anggur. Berbeda jauh dari pengertian tersebut, di Indonesia bistro bisa dikatakan mirip dengan kafe namun dengan menu makanan berat yang lebih bervariatif. Kamu bisa menemukan hidangan steak, fried rooster, serta menu olahan nasi. Selain itu, bistro juga lebih sering berganti menu setiap minggunya.

Nah, sekarang kamu sudah tau kan perbedaan istilah-istilah tempat makan dan ternyata berbeda-beda ya! Setelah tau perbedannya, sekarang kamu bisa cobain beberapa sajian kuliner yang ada di tempat-tempat di atas melalui rekomendasi dari PergiKuliner di bawah ini!